Jejak Cerita Cinta Abadi di Candi Prambanan

Jejak Cerita Cinta Abadi di Candi Prambanan


Siapa yang tidak sempat mendengar cerita cinta dari Candi Prambanan? Cerita cinta ini begitu abadi sebab sudah dinyatakan bagaikan satu di antara dongeng di Indonesia yang berupa legenda. Sesungguhnya pembangunanya juga terdapat sejarah orisinalnya. Tetapi, warnanya cerita cinta berbalut legenda keberadaan candi menawan inilah yang malah dipercaya warga dekat candi apalagi menyebar sampai ke segala Indonesia sampai dunia.

Cerita cinta di candi ini memanglah sangat menawan, apalagi lebih abadi dibanding cerita cinta Romeo serta Juliet. Di Pulau Jawa Tengah, terdapat 2 kerajaan yang bertetangga, ialah Kerajaan Pengging serta Kerajaan Prambanan. Prabu Baka merupakan Raja di Kerajaan Prambanan. Ia mempunyai seseorang gadis yang sangat menawan, ialah Roro Jonggrang. Nah, Kerajaan Prambanan ini kerap sekali menganggu rakyat di Kerajaan Pengging sampai kesimpulannya Raja Pengging mengutus putranya, Raden Bandung buat melanda Prambanan.

Dari situlah cerita cinta abadi ini bermula. Raden Bandung jatuh cinta dengan Roro Jonggrang serta melamarnya. Sayangnya, cinta Raden Bandung bertepuk sebelah tangan sebab Roro Jonggrang tidak mau menikah dengan orang yang menewaskan bapaknya. Ia juga memohon mahar berbentuk seribu candi. Sayangnya, Roro Jonggrang tidak menepati janjinya. Kesimpulannya, ia dikutuk jadi patung buat penggenap candi di Prambanan. Candi Prambanan inilah yang kita saksikan keindahannya hingga saat ini. Jejak cerita cinta abadi terukir di candi- candi itu.

Candi Prambanan kenyataannya telah masuk dalam peninggalan dunia UNESCO tahun 1991 bagaikan aset peradaban agama Hindu. Buat itu, candi ini wajib dilindungi kelestariannya

serta terus menjadi membuat Indonesia dikenang sampai ke penjuru dunia. Sebab nilai sejarah, seni, serta budayanya, candi ini juga sangat diminati oleh turis, baik lokal ataupun asing. Masing- masing hari, lingkungan candi ini senantiasa ramai serta dipenuhi oleh turis.

Candi Prambanan ini terletak di area Halaman Wisata Prambanan yang agak jauh dari Kota Yogyakarta, dekat 17 kilometer. Posisi tepatnya merupakan di Desa Prambanan, Kecamatan Bokoharjo. Jadi, telah masuk ke 2 daerah sekalian, ialah Sleman serta Klaten. Pengelola wisata ini pula sediakan paket wisata lanjutan ke candi- candi yang lain yang terletak di dekat Candi Prambanan, misalnya Candi Ratu Boko, Candi Borobudur, Candi Plaosan, serta Candi Ijo. Apalagi, terdapat transportasi yang disediakan jadi kamu tidak butuh takut hendak keletihan dalam ekspedisi.

Zona candi sangat luas. Walaupun telah terdapat pohon- pohon di dalamnya, keadaan di dalam candi dikala matahari terik sangatlah panas. Jadi, hendaknya kamu bawa payung ataupun topi supaya tidak sangat panas. Sesungguhnya, di pintu masuk candi terdapat sebagian orang yang menawarkan jasa payung ini. Kamu cuma butuh membayar Rp 10. 000 kemudian mengembalikan payung itu di pintu keluar ke petugas dengan corak baju yang sama.

Candi Prambanan berupa persegi panjang. Terdapat taman luar serta 3 pelataran, ialah pelataran luar( jaba), pelataran tengah( tengahan), serta pelataran dalam( njero). Taman luar mengelilingi pelataran- pelataran itu. Pelataran luar berupa persegi panjang dengan luas 390 m persegi. Di dalam pelataran ini terdapat 4 teras. Di teras awal, terdapat 68 candi kecil yang dibagi dalam 4 baris sebab dipisahkan oleh jalur penghubung antarpelataran. Di teras kedua, terdapat 60 candi. Di teras ketiga, terdapat 52 candi, serta teras keempat( teras paling atas) terdapat 44 candi. Seluruh candi di pelataran ini mempunyai wujud serta dimensi yang sama.

Pelataran dalam di kawasan Candi Prambanan dikira yang sangat besar dibanding pelataran yang lain. Tingginya menggapai 1, 5 m. Tidak hanya itu, pelataran ini pula dikira bagaikan tempat sangat suci. Pelataran ini dikelilingi oleh pagar batu. Di keempat sisinya ada gerbang dengan gapura paduraksa. Di pelataran paling atas terdapat sejoli candi kecil dengan besar 4 m. Totalitas candi ini membentuk barisan yang indah bila difoto dari pintu masuk candi.

No comments for "Jejak Cerita Cinta Abadi di Candi Prambanan "

Berlangganan via Email